Showing posts with label liburan. Show all posts
Showing posts with label liburan. Show all posts

Thursday, September 16, 2010

model-modelan

 



lagi gandrung-gandrungnya sama acara ini, gara-gara di rumah kerjaannya nonton tv mulu selama liburan. yak benar! america's next top model sama canada's next top model.

layaknya acara reality show seperti american idol atau america's got talent, bedanya acara ini mencari talenta-talenta dalam bidang model. selain itu, di ANTM/ CNTM nggak ada yang namanya polling sms/ telepon. hasilnya berdasarkan dari penilaian juri terhadap hasil foto peserta atau hasil cara jalan mereka di catwalk.

bagusnya acara ini tu nggak kayak reality show di indonesia yang dipanjang-panjangin. acaranya padet, to the point. jadi yang nonton juga nggak bosan. selain itu kita juga bisa liat pose-pose unik dan aneh dari mereka. dan satu hal yang pasti, ternyata model tu nggak segampang dibayangin. butuh perjuangan yang berat, nggak cuma jeprat-jepret.

and this is my favourite one. Rebecca from canada's next top model cycle 2. dari awal saya udah jagoin dia buat menang. ee ternyata beneran menang. wajahnya editorial banget, tapi tetep oke kalo buat pemotretan pake senyum. haha.

buat ANTM cycle 14. saya bakalan tetep nonton dan nggak mau cari informasi siapa yang menang. biar jadi kejutan. halah. kecuali kalo nanti kepepet nggak bisa nonton. hehe.

oh iya, walaupun telat. tapi saya tetep pengen ngucapin selamat lebaran kepada semua pembaca blog saya (kalo ada). mohon maaf lahir batin ya. semoga puasa dan amal ibadahnya diterima sama Allah. Amin.

udah dulu ya, mau makan ketupat sayur terenak di dunia. nyuuummmm. :D

Friday, July 23, 2010

kkn



bagaimana tempat kkn saya? indah sekali bukan? Hehehe.
*pamer, jitak!*

ada pantai, sawah dan bukit. what a combination! saya merasa cukup beruntung dapat kkn di sini, selain pemandangannya yang indah, orang-orangnya pun juga ramah meskipun tinggalnya di daerah pantai yang terkenal dengan orang-orangnya yang keras. apalagi anak-anaknya, pada seneng banget kalo diajarin matematika, sampai-sampai minta seminggu penuh bimbelnya *bisa pingsan kita*. ada juga anak yang mau mijitin saya pas saya sakit, dan kemarin surprisingly saya dikasih kalung sama si elma, anak kelas 6 yang cantik, walaupun kalungnya ngepress banget dan akhirnya lebih cocok dibikin gelang.



kita seneng banget kalo disuruh maen ke pantai, gak ada yang nyuruh aja kita juga udah nyusruk ke pantai kok. haha. Biasanya kita ke pantai buat foto-foto, kalau nggak gitu ya buat foto-foto, terus mentok-mentoknya ya foto-foto.


*putri duyung dan dugong terdampar*

oke, lain kali saya ceritain lagi..

Tuesday, April 20, 2010

pasti kesana lagi!

Yeah, akhirnya bisa nulis perjalanan ke Bandung-Cirebon liburan lalu.

Pertengahan bulan januari lalu tepatnya, saya dan Sabrina (kos mate saya) liburan ke Bandung dan Cirebon. Hal tersebut tidak sengaja kami rencanakan lho. Pada dasarnya kami adalah orang yang suka jalan-jalan maka ketika seorang teman dari Bandung mau berkunjung dan kepulangan Beliau dari Jogja bertepatan dengan libur semester, kami pun memutuskan untuk ikut kesana. Yipiiieee…

 Tapi bagaimana denga ijin orangtua??? Hal tersebutlah (selain uang) yang terkadang menjadi ganjalan ketika saya ingin melaksanakan hasrat saya ini.
Langsung saja saya telpon orangtua saya. *degdegdeg* . boleh gak ya. Tapi ternyata tidak sealot yang saya bayangkan karena ijin saya terima dengan mudahnya. Yaiy, senangnya hati ini.

Tanggal 19 januari kamipun berangkat. Hari itu bertepatan dengan hari lahir saya lho. Paginya sebelum berangkat, ada ritual ulangtaun (yang kurang begitu saya gemari). Yak! Anda benar! saya diguyur air sabun, minyak bekas goreng *yaks* (pokoknya mereka benar-benar menjijikkan). Yayaya. Terimakasih kawan. Senang masih dipedulikan.

Siangnya kami bergegas ke stasiun lempuyangan karena kereta yang kami naiki adalah kereta ekonomi . Harga tiketnya hanya 24ribu lho . Ini adalah perjalanan kereta api terlama dalam hidup saya, karena saya baru naik kereta api dengan empat rute yaitu jogja – solo (waktu berwisata ke Solo), jogja – Surabaya (waktu mencari sponsor untuk semnas Statistika), ngawi – jogja (waktu banjir besar tahun 2008 sehingga Bus tidak dapat melanjutkan perjalannannya) dan bojonegoro – semarang (waktu saya mau mendaftar ke Universitas Diponegoro). Keseluruhan perjalanan saya menggunakan kereta cukup menyenangkan, kecuali saat si Sabrina harus kehilangan handphonenya dalam perjalan dari ngawi ke jogja. Dalam perjalanan kami mengobrol dengan banyak orang, mulai dari sesama penumpang, penjual makanan, penjual topi, assesoris, sampai backpacker. Itu juga salah satu hal kenapa saya lebih menyukai kendaraan ekonomi daripada bisnis atau eksekutif *peres*. Lebih banyak hal yang bisa kita dapat disini. Bukan-hanya-tidur-di-kendaraan.

Akhirnya sekitar jam 11 malam kita sampai di Bandung. Saya seperti orang tidak waras ketika kereta sudah mendekati Bandung, saya meringis-meringis sendiri karena kesenengan akan sampai di Bandung. Kota yang belum pernah saya kunjungi. Percaya atau tidak, inilah perjalanan dimana saya tidak dapat memejamkan mata walaupun hanya sebentar! Yeah! Keluar dari stasiun (yang dingin, becek dan kurang bersih) kamipun langsung mencari angkot menuju tempat tinggal si Kak Em (salah satu kelebihan Bandung dibanding Jogja adalah angkotnya beroperasi 24 jam). Turun dari angkot saya kira akan langsung sampai di rumah,atau paling tidak hanya masuk gang sebentar tapi ternyata eh ternyata kami harus naik turun bukit. Saya baru ngeh kalo ternyata Bandung adalah daerah pegunungan (yayaya, saya memang dudul!). Perjalanan yang cukup melelahkan memang tapi terbayar dengan kesenangan yang kita dapat. Dan malam itupun kami tidur dengan tersenyum.



Tiga hari berada di Bandung kami habiskan dengan keluar-masuk mall, pasar bahkan pusat awul-awul. Kami belum bisa mengunjungi tempat-tempat wisata alam karena memang tempatnya jauh-jauh dan kami juga tidak punya kendaraan pribadi. Tapi saya berjanji pada diri sendiri ahwa suatu saat saya akan kesana lagi, dan akan memuaskan diri berjalan-jalan ke tempat-tempat yang belum sempat saya kunjungi.
Di bandung banyak sekali jajanan yang murah meriah serta enak, jadi sambil jalan kamipun sambil makan. Bahkan ada pedagang yang minta dan nyuwil jajanan saya! Rrrrrrrrrrr!!!

Tidak terasa barang yang kami beli lumayan banyak (cukup menguras tabungan). Tidak mau semakin bangkrut akhirnya kami memutuskan untuk bersegera ke Cirebon. Paling tidak disana tempat blanja-blanjinya tidak sebanyak di Bandung. Gak ding, alasan sebenarnya adalah karena si aan yang sekarang menjadi wanita karier hanya libur pada weekend. Jadi mau tidak mau kami kesana hari jum’at. : )

Tanggal 22 januari sore kami berangkat ke Cirebon. Naik bus Bandung-Cirebon ternyata lebih mahal dari ongkos kereta Jogja-Bandung : (. Pemandangan di perjalanan sebenarnya sangat indah, tapi sayang malam keburu datang sehingga keadaan di luar tidak tampak lagi. Tapi yang saya ingat kami melewati gunung-gunung dan melewati beberapa kota kecil. Kamipun sampai di Cirebon sekitar pukul sepuluh malam.

Sampainya di terminal, calo-calo langsung menawari kami bus, ojek sampai angkot. Tapi karena kami takut diculik, eh nggak ding karena memang tidak tahu alamat si aan kami hanya pasrah menunggu kedatangannya : (. Terminal ini lumayan nakutin lho, maka kamipun celingak-celinguk kayak anak ayam ilang nyari orang yang dianggap tidak berbahaya dan bisa memberikan rasa aman. Tsaah. Bahasanya buu’. Kamipun mendekat kepada bapak-bapak berseragam. Untungnya.

Setelah sekian lama menunggu akhirnya datang juga penjemput kami, langsung saja kami mencarter angkot yang langsung mengantarkan kami ke kos si aan. Setibanya di kos, perut kami tidak tahan rupanya karena dari sore belum makan nasi. Waktunya makan….. dan terjadi tragedi pencurian helm di tempat kita makan (benci banget sama pencuri helm, jadi teringat kejadian helm pink saya). Kami jadi merasa pembawa sial. Sekali lagi saya peres. Wah, pertanda apa ini. Kita baru aja nyampe tapi kok malah ada kejadian buruk. Kita tepis pikiran buruk itu dan kamipun (tetap) makan dengan lahapnya : ).

Berbeda dengan di bandung yang kami konsentrasikan kepada wisata belanja, di Cirebon lebih kami habiskan dengan wisata kuliner dan budaya (yah, kalopun belanja juga gak banyak, kantong udah tipis cint!). Kami mencari-cari makanan yang enak dan khas disana ada empal gentong, nasi jamblang, trus apalagi gitu, selain itu kami juga pergi ke pusat batik Cirebon (namanya apa ya?? Lupa!).

Oh iya sampe lupa, kalo pas lagi di Cirebon. Siap-siap aja bawa banyak uang receh kalo lagi makan di luar. Pengamen dan pengemisnya. Busyet dah. Kita aja sampe geleng-geleng saking gak tau malunya mereka, masa sekali makan di tempat A pengemis B bisa 4 kali ngamen disana.




Hari minggunya saya memutuskan untuk pulang ke Bojonegoro karena memang liburan semester masih panjang. Btw, saya pulang ke bojonegoro sendiri. Kali ini saya naik kereta bisnis (karena memang Cuma itu adanya). Sebelum pulang saya dibawakan roti, minuman dan uang receh segepok sama mereka. Come on gals, mereka masih menganggap saya anak kecil dan belum bisa mengurus diri sendiri tampaknya. Memang sempat ada rasa was-was karena naik kereta sendiri dan malam hari pula, tapi saya berhasil menepis rasa takut itu. hehe. Akhirnya sampailah saya di kampong halaman. Huaaa, lega sekali rasanya bisa berani dan mandiri. Turun dari kereta ternyata si Papah sudah menunggu saya. Hoho. Yeyyy.. nyampe rumahhhh….

Friday, March 19, 2010

butuh liburan

saya mulai bosan dengan kuliah!

penyakit itu yang selalu datang ketika saya sedang semangat-semangatnya ingin mendapatkan cumlaude saya. ngarep.com. jika sudah malas seperti ini, saya biasanya menyempatkan membolos kuliah seminggu atau dua minggu sekali. itupun juga memilih dosen yang tidak saya gemari. biasanya bolos saya itu saya gunakan untuk menonton film, membaca buku ataupun tidur. hehe.
karena kepenatan itulah akhirnya saya dan teman kos. sabrina friendster. memutuskan untuk pergi mengunjungi museum ulen sentalu. saya tidak ingat kapan kali terakhir saya ke museum. tapi menurut saya museum ini cukup bagus. pas kami tiba di kaliurang, dengan tiba-tiba hujan turun. akhirnya kami memutuskan memakai mantel kelelawar dengan argumen kami tidak mengetahui letak museum tersebut. iya kalo deket, kalo jauh bisa-bisa kita mandi di jalan toh. setelah tanya sana-sini, kesasar dan kedinginan. akhirnya ketemu juga.

letaknya masuk ke dalam jalan kecil dan tidak ada petunjuk arah (padahal termasuk jaringan museum internasional lohh). setelah tiba, ternyata ada 3 bule yang sedang menunggu untuk masuk. setelah menunggu beberapa saat (penjaga tiket & pemandunya) akhirnya kami masuk ke dalam sepayung berdua. kami masuk bersama seorang pemandu wanita yang akan memandu kami kira-kira 50menit ke depan (waktu tournya tertulis segitu).

pertama kami masuk ke dalam gua bawah tanah (tapi modern, bersih dan hangat) berisi gamelan, lukisan maupun foto-foto Raja dan kerabat beliau.  setelah itu ke ruang berisi peninggalan putri-putri raja. beserta kisah-kisahnya. ada yang keukeuh mau di monogami hingga menolak berbagai macam pejabat, raja dan petinggi-petinggi lainnya. ada yang menikah karena dijodohkan, sehingga banyak orang yang harus menghibur. di sini banyak surat-surat yang ditulis bahasa belanda. orang jaman dulu keren-keren ya. hehe. dan bagian ternikmatnya adalah kami diberi minum gratis. uyeeee. minuman yang rasanya kayak kacang iji dan jahe ini konon bagus untuk kesehatan.

pulangnya kamipun makan sate kelinci. yang rasanya aneh. tapi tetep nikmat karena kami sangat amat kelaparan.

kawan-kawan, kapan kita kemana?? :)

saya ingin sekali mengunjungi teman lama di Madura. semoga bisa kesana secepatnya. *wish wish*